Minggu, 18 September 2011

Cinta yang Beda


Sepasang kekasih duduk di angkot menuju bioskop menonton Virgin 3 : Film Porno Banget. Kekasih perempuannya tidak henti-hentinya mendendangkan setiap lagu yang diputar sopir angkot. Mulai dari rock hingga dangdut. Mulai dari When I See You Smile nya, Bad English hingga Gubuk Bambunya, Meggi Z.
Di hati perempuan itu hanya tersimpan nuansa cinta, yang diwujudkan dengan mendendang lagu asmara. Dan lagu-lagu itu dipersembahkan hanya untuk kekasih yang duduk disampingnya.
Baginya, cinta adalah segalanya. Cinta telah menjelma menjadi media memanjakan hati yang hanya bisa diungkapkan terhadap kekasih pujaannya. Pengorbanan demi cinta bukan menjadi sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Seperti pengorbanan kekasih perempuan itu yang semangat bernyanyi walaupun angkot penuh dengan hitungan 6-4 nya. Tentunya tangan kekasih itu sambil memegang erat hangatnya tangan kekasih lelakinya.

                                                         …….

Lelaki itu terdiam sambil sesekali tersenyum dan menyapu pandangan ke seluruh penumpang angkot. Namun kekasih perempuan itu, si lelaki, seringnya memandangi lekukan baju ketat kekasihnya.
Belahan dada kekasihnya terlihat, walaupun cuma satu centi dari batas atas baju ketatnya. Pandangan lelaki itu berpindah ke bibir sensual kekasihnya, dengan lipstick merah yang merona. Sesekali lidahnya menjulur, membasahi bibirnya sendiri.
Nafasnya tidak beraturan, jantungnya tidak bisa diajak kompromi untuk tenang. Dipikirannya berkecamuk fantasi nakal untuk bermain dengan dada kekasihnya. Berbagai strategi diatur serapih mungkin untuk menghangatkan suasana bioskop yang dingin dan gelap. Hanya dua hal yang ada dipikirannya, ciuman dan remasan. Ukuran selangkangan jeans lelaki itu berubah membesar.

                                                       …….

Begitulah, kekasih itu menafsirkan cinta dalam arti yang berbeda. Cinta yang penuh kasih asmara dan cinta yang penuh nafsu gejolak. Entah seperti apa, sebaiknya memperlakukan cinta. Apa ada yang salah dengan itu? Bagi mereka, cinta dengan nafsu akan lebih nikmat.

PS : Kira-kira yang pilih filmnya siapa?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar